Cara Menyusun CV ATS Friendly agar Lolos Screening

Cara Menyusun CV ATS Friendly agar Lolos Screening

Dunia kerja modern saat ini sangat kompetitif. Melamar pekerjaan menjadi sebuah tantangan tersendiri, terutama dengan semakin banyaknya pelamar untuk setiap posisi yang tersedia. Salah satu hambatan pertama yang harus dilewati adalah proses penyaringan otomatis oleh sistem Applicant Tracking System (ATS). CV atau daftar riwayat hidup yang tidak ATS-friendly berpotensi besar langsung ditolak, bahkan tanpa dilihat oleh recruiter. Oleh karena itu, penting bagi para pencari kerja untuk memahami cara menyusun CV yang ATS-friendly agar peluang lolos seleksi semakin besar.

Saat ini, banyak perusahaan yang menggunakan sistem ATS untuk menyaring lamaran kerja secara otomatis. Sistem ini bekerja dengan memindai dan menganalisis CV berdasarkan kata kunci dan format tertentu. CV yang tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh sistem ATS akan langsung diabaikan. Hal ini tentu merugikan para pelamar yang memiliki kualifikasi yang sesuai, namun CV mereka tidak diformat dengan benar.

Memahami Kata Kunci yang Relevan

Langkah pertama dalam menyusun CV ATS-friendly adalah memahami kata kunci yang relevan dengan posisi yang dilamar. Kata kunci ini biasanya terdapat pada deskripsi pekerjaan yang dipublikasikan oleh perusahaan. Identifikasi kata kunci utama seperti keterampilan teknis, pengalaman kerja, atau sertifikasi yang dibutuhkan. Gunakan kata kunci ini secara alami dan relevan di seluruh bagian CV, termasuk di bagian ringkasan, deskripsi pengalaman kerja, dan keterampilan. Hindari keyword stuffing atau penggunaan kata kunci yang berlebihan karena dapat dianggap sebagai praktik yang tidak jujur.

Format CV yang Sederhana dan Terstruktur

Format CV memegang peranan penting dalam menentukan apakah CV Anda ATS-friendly atau tidak. Hindari penggunaan format yang kompleks, seperti tabel, gambar, atau header dan footer yang rumit. Sistem ATS mungkin kesulitan membaca informasi dalam format tersebut, sehingga CV Anda berpotensi salah terinterpretasi atau bahkan ditolak. Gunakan format yang sederhana dan terstruktur, seperti font standar (Arial, Calibri, Times New Roman), ukuran font yang mudah dibaca (10-12), dan bullet points untuk merangkum informasi. Pastikan CV Anda memiliki margin yang cukup dan white space yang memadai agar mudah dibaca oleh sistem ATS maupun manusia.

Bagian-Bagian Penting dalam CV ATS-Friendly

CV ATS-friendly idealnya terdiri dari beberapa bagian penting, yaitu:

  • Informasi Kontak: Cantumkan nama lengkap, nomor telepon, alamat email, dan link ke profil LinkedIn (jika ada).
  • Ringkasan (Summary): Tuliskan ringkasan singkat tentang kualifikasi, pengalaman, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar.
  • Pengalaman Kerja: Deskripsikan pengalaman kerja secara kronologis terbalik (mulai dari yang terbaru). Jelaskan tanggung jawab, pencapaian, dan keterampilan yang digunakan dalam setiap posisi. Gunakan kata kerja aktif (misalnya, mengelola, mengembangkan, menganalisis) untuk menggambarkan kontribusi Anda.
  • Pendidikan: Cantumkan riwayat pendidikan formal Anda, termasuk nama institusi, gelar yang diperoleh, dan tahun kelulusan.
  • Keterampilan: Daftar keterampilan teknis dan soft skills yang relevan dengan posisi yang dilamar. Kategorikan keterampilan Anda untuk memudahkan recruiter dalam menilainya.
  • Penghargaan dan Sertifikasi (Jika Ada): Cantumkan penghargaan atau sertifikasi yang relevan dengan posisi yang dilamar untuk meningkatkan kredibilitas Anda.

Tips Tambahan untuk CV ATS-Friendly

Selain format dan konten, ada beberapa tips tambahan yang perlu diperhatikan dalam menyusun CV ATS-friendly:

  • Simpan CV dalam Format yang Tepat: Simpan CV Anda dalam format PDF atau DOCX. Format PDF lebih disarankan karena mempertahankan format asli CV Anda, sedangkan format DOCX lebih fleksibel untuk diedit.
  • Periksa Tata Bahasa dan Ejaan: Pastikan CV Anda bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Kesalahan kecil dapat memberikan kesan negatif kepada recruiter.
  • Sesuaikan CV dengan Setiap Lamaran: Jangan gunakan satu CV untuk semua posisi yang dilamar. Sesuaikan CV Anda dengan setiap deskripsi pekerjaan yang berbeda untuk memastikan relevansi dan efektivitas.
  • Gunakan Action Verbs: Gunakan kata kerja tindakan (action verbs) untuk menggambarkan pencapaian dan tanggung jawab Anda di setiap pekerjaan.
  • Hindari Penggunaan Akronim yang Tidak Jelas: Jika Anda menggunakan akronim, pastikan untuk menuliskan kepanjangannya terlebih dahulu.
  • Teliti Perusahaan yang Dilamar: Cari tahu informasi tentang perusahaan yang Anda lamar, termasuk budaya kerja, nilai-nilai perusahaan, dan produk atau layanan yang ditawarkan. Informasi ini dapat membantu Anda menyesuaikan CV dan cover letter Anda.

Memilih Aplikasi Gaji Terbaik dan Software House Terbaik

Dalam era digital ini, banyak perusahaan mengandalkan aplikasi gaji terbaik untuk mengelola penggajian karyawan secara efisien. Hal ini tentu membutuhkan tenaga ahli yang memahami seluk beluk sistem tersebut. Jika Anda memiliki keahlian di bidang ini, pastikan untuk menonjolkannya dalam CV Anda. Selain itu, jika Anda memiliki pengalaman bekerja dengan software house terbaik, seperti yang dilakukan oleh https://www.phisoft.co.id/, hal ini juga akan menjadi nilai tambah yang signifikan.

Dengan mengikuti tips dan panduan di atas, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk lolos seleksi CV oleh sistem ATS dan mendapatkan pekerjaan impian Anda. Ingatlah bahwa CV adalah representasi diri Anda yang pertama di mata recruiter. Oleh karena itu, luangkan waktu dan usaha untuk menyusun CV yang ATS-friendly, profesional, dan efektif.

artikel_disini